Ada solusinya!
Dengan tabungan berproteksi jika di tahun kedua anda diharuskan membayar 50jt untuk biaya rumah sakit, ada dana santunan untuk rawat inap. Tabungan tetap dilanjutkan. Ketika di tahun ke empat dokter mengatakan anda terkena serangan jantung, kanker, atau penyakit kritis lainnya, bagaiaman? Di tabungan biasa hal ini dapat mengakibatkan 'impian' atau 'cita cita' tidak dapat terwujud. Jika tabungan anda terproteksi, jika ini terjadi pada anda, misalkan anda kepala keluarga, pria umur 30 thn dan tidak merokok anda mendapat santunan senilai +/- 250 jt pertanggungan penyakit kritis atau sebesar UP yang anda punyai. Biasanya penyakit kritis mengakibatkan seserorang tidak mampu bekerja lagi, otomotis anda juga sudah tidak bisa menabung untuk mewujudkan impian anda. Dan jika ini terjadi perusahaan akan melanjutkan tabungan anda sampai anda usia 65 thn. 'impian' dan 'cita cita anda masih bisa terwujud. Potensi menabung anda sama 10x12x1jt= 120jt, tetapi disini anda mendapat manfaat rawat inap, santunan penyakit kritis, gratis tabungan sampai umur 65 thn, dan tabungan ini juga bisa menjadi bekal hari tua anda karena selain potensi menabung anaada juga memiliki nilai tunai.
Bagaimana? Uang kecil muntuk 'membeli' uang besar, jika mulai saat ini anda tidak memakasakan diri untuk membeli uang kecil maka kelak anda akan dipaksa untuk membayar uang besar. Itulah aasuransi! Just simple.
gak ada yang baca?
BalasHapus